Publish 14 Apr 2026

Berapa Persen Turnitin yang Aman? Ini Standar Kampus di Indonesia

Bingung skor Turnitin kamu aman atau nggak? Cek standar batas similarity kampus-kampus di Indonesia dan cara baca hasilnya dengan benar.

Ilustrasi standar persentase similarity Turnitin untuk skripsi dan tesis di kampus Indonesia

Dapat hasil Turnitin dan bingung angkanya aman atau nggak? Jawabannya: tergantung kampus dan jenis karyamu. Tapi ada patokan umumnya, ini penjelasannya.

Nggak ada angka universal

Ini yang sering bikin bingung. Turnitin nggak punya aturan "skor X itu aman, skor Y itu nggak". Yang punya aturan adalah kampusmu sendiri. Jadi angka aman itu beda-beda tiap institusi.

Tapi secara umum, patokan yang paling banyak dipakai di Indonesia adalah di bawah 25–30% untuk skripsi dan tesis.

Standar berdasarkan jenis karya

  • Skripsi / Tugas Akhir → umumnya maksimal 20–30%
  • Tesis → umumnya maksimal 20–25%
  • Disertasi → umumnya maksimal 20–25%
  • Artikel jurnal nasional → umumnya maksimal 20–25%
  • Artikel jurnal internasional → biasanya lebih ketat, di bawah 10–15%

Semakin tinggi levelnya, semakin ketat standarnya. Jurnal internasional bereputasi seperti Elsevier atau Taylor & Francis umumnya hanya menerima naskah dengan similarity di bawah 15%, bahkan idealnya 5–10%.

Contoh standar beberapa kampus di Indonesia

  • Universitas Indonesia (UI) → maks. 25%
  • Universitas Gadjah Mada (UGM) → maks. 20%
  • Universitas Airlangga (UNAIR) → Skripsi maks. 35%, Tesis maks. 30%, Disertasi maks. 25%
  • Beberapa kampus swasta → bisa lebih ketat, maks. 15%

Angka-angka ini bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan kampus. Selalu cek panduan resmi dari prodi atau fakultasmu.

Similarity tinggi ≠ otomatis plagiat

Ini penting. Turnitin tidak mendeteksi plagiarisme, Turnitin mendeteksi kemiripan teks (similarity). Dua hal yang berbeda.

Skor 25% bisa sepenuhnya aman kalau kemiripannya berasal dari daftar pustaka, kutipan langsung yang dicantumkan dengan benar, atau istilah teknis yang memang nggak bisa diparafrase. Sebaliknya, skor 10% bisa tetap bermasalah kalau ada bagian inti tulisan yang disalin tanpa atribusi.

Yang dilihat dosen bukan cuma angkanya, tapi dari mana asal kemiripan itu.

Cara baca warna di laporan Turnitin

Turnitin menampilkan hasil dalam kode warna sebagai panduan cepat:

  • Biru (0%) → tidak ada kesamaan
  • Hijau (1–24%) → kesamaan rendah, umumnya aman
  • Kuning (25–49%) → perlu diperiksa lebih lanjut
  • Oranye (50–74%) → kesamaan tinggi, perlu revisi serius
  • Merah (75–100%) → kesamaan sangat tinggi

Warna hijau bukan berarti pasti lolos, tetap sesuaikan dengan standar kampusmu.

Tips supaya skor tetap aman

  • Aktifkan filter Exclude Bibliography saat cek, daftar pustaka nggak perlu ikut dihitung
  • Aktifkan filter Exclude Quotes kalau kamu banyak kutip langsung
  • Cek lebih awal sebelum deadline, biar ada waktu revisi
  • Fokus parafrase bagian yang disorot Turnitin, bukan cuma ubah beberapa kata

FAQ singkat

Apakah skor 30% pasti ditolak?

Belum tentu. Tergantung kampus dan dari mana asal kemiripannya. Beberapa kampus memang membolehkan sampai 30–35% untuk skripsi. Cek aturan prodimu dulu.

Kalau skor di bawah 20%, aman?

Secara umum ya, tapi tetap perhatikan isi laporannya. Skor rendah dengan kesamaan di bagian inti argumen tetap bisa jadi masalah.

Bagaimana cara cek Turnitin tanpa akun kampus?

Kamu bisa pakai layanan seperti Submitin.id cukup upload dokumen, pilih filter yang dibutuhkan, dan laporan resmi Turnitin langsung masuk ke WhatsApp-mu dalam hitungan menit.

← Kembali ke blog