Ejaan Kata yang Sering Salah Digunakan Mahasiswa
Kenali kata-kata yang sering salah ditulis dalam tugas kuliah, bentuk bakunya, serta tips memeriksa ejaan agar tulisan akademik lebih rapi.
Saat mengerjakan makalah, laporan, atau skripsi, memperhatikan isi tulisan saja belum cukup. Ejaan dan penulisan kata juga perlu diperiksa agar tulisan lebih rapi, jelas, dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.
Ada beberapa kata yang masih sering salah ditulis, bahkan dalam tugas akademik. Kesalahan ini bisa terjadi karena terbiasa menggunakan bahasa sehari-hari atau belum memahami bentuk kata yang baku.
Supaya tidak terus terulang, yuk, kenali beberapa kesalahan penulisan kata yang sering ditemukan berikut ini!
Kenali Kata yang Sering Salah Ditulis
Beberapa kata mungkin terlihat benar karena sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Namun, dalam penulisan formal, ada bentuk baku yang perlu diperhatikan.
| Penulisan yang Salah | Penulisan yang Benar |
|---|---|
| Di ubah | Diubah |
| Di gunakan | Digunakan |
| Analisa | Analisis |
| Resiko | Risiko |
| Sekedar | Sekadar |
| Ijin | Izin |
| Merubah | Mengubah |
| Efektifitas | Efektivitas |
| Produktifitas | Produktivitas |
| Aktifitas | Aktivitas |
| Sekertaris | Sekretaris |
| Obyek | Objek |
| Subyek | Subjek |
| Praktek | Praktik |
Perlu diingat, penulisan di tidak selalu digabung. Jika berfungsi sebagai kata depan yang menunjukkan tempat, penulisannya dipisah, misalnya di kampus, di rumah, dan di perpustakaan. Namun, jika berfungsi sebagai imbuhan pembentuk kata kerja pasif, penulisannya digabung, seperti ditulis, dianalisis, dan digunakan.
Kesimpulan
Kesalahan ejaan mungkin terlihat sepele, tetapi penggunaan kata yang tidak baku dapat mengurangi kerapian tulisan akademik. Karena itu, biasakan memeriksa kembali penulisan kata sebelum mengumpulkan makalah, laporan, atau skripsi.
Dengan memahami bentuk kata yang benar dan menggunakan sumber rujukan yang tepercaya, tulisan akan menjadi lebih cermat, mudah dibaca, dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.